Tim Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah UIN SUNA Lhokseumawe Raih Best Presenter pada Kegiatan Konferensi Internasional

LHOKSEUMAWE – Semangat juang akademik tidak harus luntur karena jarak dan bencana. Itulah yang dibuktikan oleh tiga mahasiswa akuntansi syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sultanah Nahrasiyah, Mardiansyah Lubis, Marta Humairoh dan Nurul Afni yang dibimbing oleh Ibu Trie Nadilla. Meski tengah dalam kondisi bencana ekologis, mereka mampu mengharumkan nama kampus dalam ajang internasional International Conference on Social and Political Sciences (ICoSOPP) bertema Empowering The Creative Economy Through Islamic Values : Innovations, Ethics and Sustainable Development Goals yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry 26-27 November 2025.

Terpisah Jarak di Tengah Bencana

Awalnya, presentasi direncanakan berlangsung secara daring via Zoom pada tangal 26-27 November 2025. Namun, bencana ekologis yang melanda wilayah Sumatera memaksa jadwal diundur. Tantangan semakin berat karena koordinasi harus dilakukan secara jarak jauh dari rumah masing-masing, di mana kondisi jaringan dan listrik menjadi kendala utama akibat cuaca ekstrem. Karena situasi darurat, panitia akhirnya mengubah skema menjadi pengumpulan video presentasi melalui Google Drive. Mardiansyah, Marta, dan Nurul pun harus berjuang secara mandiri melakukan rekaman di tengah situasi lingkungan rumah yang terdampak bencana, demi memastikan riset mereka tetap tersampaikan.

Nurul Afni Sabet Penghargaan Best Presenter

Keyakinan itu berbuah hasil yang luar biasa. Saat pengumuman pemenang, Nurul Afni terpilih sebagai peraih Best Presenter dengan penelitian tentang integrating sharia values and sustainability: An Analytical Study on The Role of Islamic Accounting In Halal Creative Industry Investments. Prestasi ini sangat membanggakan, mengingat penilaian dilakukan melalui video yang dibuat secara mandiri di tengah kepungan banjir dan keterbatasan fasilitas di rumah.

Pencapaian ini membuktikan bahwa dedikasi mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah tidak dapat dibatasi oleh ruang dan jarak. Meski terpisah di rumah masing-masing, kerja sama tim dan keberanian melawan rasa takut telah membawa mereka berdiri sejajar dengan para pakar internasional.

Share this Post