Meneguhkan Tradisi Keilmuan Islam, FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah Luncurkan Kajian Turats Rutin
Lhokseumawe, 11 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe resmi meluncurkan Program Kajian Turats Islam pada Kamis (11/6/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat tradisi keilmuan Islam, memperdalam pemahaman terhadap khazanah intelektual Islam, serta menanamkan nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan akademik.
Kegiatan perdana yang dilaksanakan di lingkungan FEBI tersebut dihadiri oleh para dosen. Program ini akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Kamis sebagai wadah pengembangan wawasan keislaman dan penguatan budaya akademik di lingkungan fakultas.
Kajian perdana diasuh langsung oleh Dekan FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah, Ust. H. Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Lc., MA., Ph.D., dengan membahas kitab karya ulama dan pemikir Islam terkemuka, Syaikh Yusuf al-Qaradawi, yang berjudul Dawr al-Qiyam wa al-Akhlaq fi al-Iqtisad al-Islami (Peran Nilai dan Akhlak dalam Ekonomi Islam).
Dalam pengantarnya, Dr. Muhammad Syahrial Razali Ibrahim menyampaikan bahwa pengkajian turats merupakan langkah penting dalam membangun tradisi akademik yang berakar pada khazanah keilmuan Islam. Menurutnya, ekonomi Islam tidak hanya berbicara tentang mekanisme pasar, transaksi, dan lembaga keuangan, tetapi juga menempatkan nilai-nilai moral dan akhlak sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas ekonomi.
“Pemikiran para ulama klasik dan kontemporer harus terus dipelajari agar kita mampu memahami ekonomi Islam secara komprehensif. Kitab yang ditulis oleh Prof. Dr. Yusuf al-Qaradawi ini memberikan penjelasan yang sangat mendalam mengenai pentingnya nilai dan akhlak dalam membangun sistem ekonomi yang adil, berkeadaban, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujarnya.
Dalam sesi kajian, peserta mendiskusikan berbagai gagasan yang terdapat dalam kitab tersebut, terutama terkait pentingnya kejujuran, amanah, keadilan, tanggung jawab sosial, serta integritas dalam aktivitas ekonomi. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi modern yang sering kali diwarnai oleh praktik-praktik yang mengabaikan aspek etika dan moral.
Suasana kajian berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan dan pertanyaan dari peserta. Para dosen dan tenaga kependidikan menyambut baik program ini karena dinilai dapat memperkaya wawasan keilmuan sekaligus memperkuat karakter dan budaya akademik yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Melalui program Kajian Turats Islam ini, FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah berharap dapat membangun ekosistem akademik yang tidak hanya unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan profesionalisme, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai spiritual dan moral. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen fakultas untuk mengintegrasikan tradisi keilmuan Islam dengan kebutuhan dan tantangan masyarakat kontemporer.
Dengan diluncurkannya program ini, FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan budaya akademik yang berorientasi pada keilmuan, akhlak, dan peradaban, sejalan dengan visi universitas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan Islam yang unggul dan berdaya saing global.